Kasus gangguan jiwa di Kabupaten Blitar ternyata cukup tinggi. Sedikitnya 670 warga yang menderita gangguan jiwa.
Dalam rangka pelaksanaan program Indonesia bebas pasung tahun 2014, dinas kesehatan setempat menghimbau kepada para keluarga untuk tidak memberlakukan hukuman pasung kepada anggota keluarga yang mengidap sakit jiwa. ”Sebab bagi pengidap sakit jiwa pasung bukan bentuk perlakuan yang manusiawi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Kuspardani kepada wartawan.
Dari data yang dihimpun, faktanya masih ada anggota masyarakat yang memilih menggunakan metode pasung, daripada menyerahkan pasien ke tangan rumah sakit jiwa. Pasung adalah cara kuno masyarakat tradisional dalam menangani penderita sakit jiwa.Dengan batang pohon yang telah dibelah, kedua kaki penderita jiwa diselonjorkan dan dibelenggu. Selain alasan membahayakan orang lain, metode pasung merupakan cara terakhir pihak keluarga setelah secara ekonomi tidak sanggup lagi mengobati.
Sementara pada sejumlah kasus pasung, tidak sedikit penderita sakit jiwa justru mengalami kelumpuhan raga. Pasung juga terbukti tidak mampu memulihkan penyakit (jiwa) yang diderita. Menurut Kuspardani, dari 14,6 % penderita sakit jiwa secara nasional, Kabupaten Blitar tergolong penyumbang tertinggi. Karenanya, Kabupaten Blitar menjadi salah satu daerah yang mendapat kunjungan Direktur Bina Kesehatan Jiwa Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementrian Kesehatan dan DPR RI. ”Kita juga telah mensosialisasikan kepada masyarakat penderita sakit jiwa mendapat pengobatan gratis melalui program jamkesmas,” jelasnya.
Sementara Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nova Rianti hanya menambahkan bahwa saat ini legislatif tengah mengusulkan adanya UU Kesehatan Jiwa yang mengatur khusus perawatan penderita sakit jiwa, terutama larangan pemasungan. ”Sebab pada tahun 2014 Indonesia harus bebas dari pasung,” ujarnya. Sementara Direktur Bina Kesehatan Jiwa Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes Eka Viora mengakui jika anggaran nasional untuk penanganan sakit jiwa relatif minim, yakni hanya Rp 4 miliar. ”Sehingga agar program ini bisa berjalan maksimal perlu dilakukan kerjasama dengan daerah,” tambahnya. solichan arif
Sumber: http://www.koran-sindo.com/node/336931
Showing posts with label Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Penyakit. Show all posts
Setahun, Sebanyak 638 Warga Blitar Terserang DBD
Sebanyak 638 warga Kabupaten Blitar terserang penyakit demam berdarah dalam sepanjang tahun 2013. Dari jumlah tersebut, tujuh nyawa di antaranya melayang.
"Jika dibandingkan tahun sebelumnya, angka kasus di tahun 2013 mengalami peningkatan," ujar Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan (P2MK) Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Hari Purwanto kepada wartawan, kemarin.
Berdasarkan rincian grafik kasus, tren kenaikan angka terjadi pada bulan Januari dan Februari.
Musim penghujan yang diselingi terik matahari menjadi faktor utama perkembang biakan jentik nyamuk.
Kondisi tersebut diperparah dengan pola hidup masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan hidup.
Menurut Hari dari 638 kasus yang ada, 440 di antaranya termasuk kelompok demam berdarah dengeue (DBD). "Selebihnya 198 kasus, demam berdarah biasa, "terangnya.
Tren kenaikan kasus pada bulan Januari sebanyak 160 kasus. Angka meningkat 168 kasus pada bulan Februari.
Fluktuasi yang cenderung menurun terjadi paska Februari hingga Desember.
"Misalnya bulan maret terdapat 92 kasus. Kemudian memasuki bulan Oktober menurun tinggal lima kasus, bulan Nopember 14 kasus dan bulan Desember hanya delapan kasus,” jelasnya.
Selain tak putus menggencarkan sosialisasi hidup bersih dan sehat, dinas juga menggandeng personel Pramuka sebagai petugas pemantau jentik.
"Namun yang utama tetap menjaga pola hidup sehat," pungkas Hari.
Hal senada disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Ahmad Tamim, bahwa sosialisasi hendaknya diikuti dengan kerja bakti rutin.
"Pencegahan sejak dini tidak hanya membangun kesadaran wacana sehat. Tapi juga harus diikuti langsung penjagaan kebersihan secara rutin, "ujarnya.
Sumber: Sindonews.com 2 Januari 2014
"Jika dibandingkan tahun sebelumnya, angka kasus di tahun 2013 mengalami peningkatan," ujar Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan (P2MK) Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Hari Purwanto kepada wartawan, kemarin.
Berdasarkan rincian grafik kasus, tren kenaikan angka terjadi pada bulan Januari dan Februari.
Musim penghujan yang diselingi terik matahari menjadi faktor utama perkembang biakan jentik nyamuk.
Kondisi tersebut diperparah dengan pola hidup masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan hidup.
Menurut Hari dari 638 kasus yang ada, 440 di antaranya termasuk kelompok demam berdarah dengeue (DBD). "Selebihnya 198 kasus, demam berdarah biasa, "terangnya.
Tren kenaikan kasus pada bulan Januari sebanyak 160 kasus. Angka meningkat 168 kasus pada bulan Februari.
Fluktuasi yang cenderung menurun terjadi paska Februari hingga Desember.
"Misalnya bulan maret terdapat 92 kasus. Kemudian memasuki bulan Oktober menurun tinggal lima kasus, bulan Nopember 14 kasus dan bulan Desember hanya delapan kasus,” jelasnya.
Selain tak putus menggencarkan sosialisasi hidup bersih dan sehat, dinas juga menggandeng personel Pramuka sebagai petugas pemantau jentik.
"Namun yang utama tetap menjaga pola hidup sehat," pungkas Hari.
Hal senada disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Ahmad Tamim, bahwa sosialisasi hendaknya diikuti dengan kerja bakti rutin.
"Pencegahan sejak dini tidak hanya membangun kesadaran wacana sehat. Tapi juga harus diikuti langsung penjagaan kebersihan secara rutin, "ujarnya.
Sumber: Sindonews.com 2 Januari 2014
Tahun 2013, Sebanyak 48 Odha di Blitar tewas
Sebanyak 48 orang penderita HIV/AIDS di Kabupaten Blitar meninggal dunia selama Tahun 2013. Ke-48 orang hidup dengan HIV/AIDS (Odha) tersebut merupakan bagian dari 126 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Blitar.
"Mereka meninggal dunia akibat penyakit penyerta sebagai konsekuensi tergerogotinya sistem kekebalan tubuh," ujar Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Hari Purwanto, kepada wartawan, Selasa (31/12/2013).
Berdasarkan data yang ada, 126 kasus tersebut terinci atas 35 orang penderita HIV dan 91 orang pengidap AIDS. Dibanding tahun sebelumnya, grafik tahun 2013 mengalami kenaikan. Pada tahun 2012, ditemukan 123 kasus dan tahun 2011 sebanyak 125 kasus.
"Memang kenaikannya tidak signifikan. Namun kami terus melakukan sosialisasi dan pelacakan agar penderita bisa tertangani sejak dini," terangnya.
Ke depan, dinas akan menyediakan klinik VCT di wilayah Kecamatan Srengat. Selama ini VCT berada di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Selain itu, dinas juga akan menyiapkan tiga orang petugas yang dikirim ke balai besar laboratorium, khusus untuk pemeriksaan HIV/AIDS.
"Harapannya, pertumbuhan kasus Odha di Kabupaten Blitar bisa ditekan. Termasuk kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini," pungkasnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Abdul Munib menyatakan, senada dengan langkah yang diambil dinas kesehatan. Sebagai legislatif, dia berharap masyarakat bisa memahami HIV/AIDS termasuk dengan bentuk penularan dan risikonya. "Setidaknya menjadi antisipasi bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, dari 56 kasus HIV/AIDS di Kota Blitar, 10 orang berstadium AIDS di antaranya telah meninggal dunia.
Sumber: Sindonews.com 31 Desember 2013
"Mereka meninggal dunia akibat penyakit penyerta sebagai konsekuensi tergerogotinya sistem kekebalan tubuh," ujar Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Hari Purwanto, kepada wartawan, Selasa (31/12/2013).
Berdasarkan data yang ada, 126 kasus tersebut terinci atas 35 orang penderita HIV dan 91 orang pengidap AIDS. Dibanding tahun sebelumnya, grafik tahun 2013 mengalami kenaikan. Pada tahun 2012, ditemukan 123 kasus dan tahun 2011 sebanyak 125 kasus.
"Memang kenaikannya tidak signifikan. Namun kami terus melakukan sosialisasi dan pelacakan agar penderita bisa tertangani sejak dini," terangnya.
Ke depan, dinas akan menyediakan klinik VCT di wilayah Kecamatan Srengat. Selama ini VCT berada di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Selain itu, dinas juga akan menyiapkan tiga orang petugas yang dikirim ke balai besar laboratorium, khusus untuk pemeriksaan HIV/AIDS.
"Harapannya, pertumbuhan kasus Odha di Kabupaten Blitar bisa ditekan. Termasuk kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini," pungkasnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Abdul Munib menyatakan, senada dengan langkah yang diambil dinas kesehatan. Sebagai legislatif, dia berharap masyarakat bisa memahami HIV/AIDS termasuk dengan bentuk penularan dan risikonya. "Setidaknya menjadi antisipasi bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, dari 56 kasus HIV/AIDS di Kota Blitar, 10 orang berstadium AIDS di antaranya telah meninggal dunia.
Sumber: Sindonews.com 31 Desember 2013
Belum Terealisasinya Klinik VCT, Dinkes Kesulitan Deteksi Awal HIV
Mayangkararadio.com (25 January 2014): Pada awal tahun ini sudah ditemukan 1 warga kota Blitar yang gejala reaktif Hiv-Aids. Atas hal itu dikonfirmasi reporter kepala dinas kesehatan kota Blitar Ngesti Utomo mengatakan, saat ini ketika ada warga kota Bitar yang terindikasi gejala awal penyakit Hiv-aids akan langsung dilakukan tahapan sebanyak 3 kali untuk pendeteksian dan saat memasuki tahap akhir nantinya akan dilimpahkan ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi kabupaten Blitar.
Hal tersebut di karenakan kota Blitar sendiri kelengkapan alat VCT masih dalam proses pengadaan, sementara hal yang sama juiga disampaikan kabid P2PL Dinkes kota Bitar Harni Setyorini mengatakan, bahwa saat ini alat VCT masih dalam proses pengadaan, yang sudah diberikan anggaran dari pemerintah kota Blitar dan diharapkan sebelum akhir 2014 kelengkapan alat VCT ini bisa segera terealisasi untuk pendeteksian penyakit Hiv-Aids dikota Blitar. Diberitakan sebelumnya 1 warga kota Bitar terebih dahulu meninggal dunia pada awal Januari 2014, ketika akan dideteksi tahapan lanjutan pemeriksaan.(nda)
Sumber: http://www.mayangkararadio.com/lang-lang-kota/sosial-politik/item/2669-belum-terealisasinya-klinik-vct-dinkes-kesulitan-deteksi-awal-hiv
Hal tersebut di karenakan kota Blitar sendiri kelengkapan alat VCT masih dalam proses pengadaan, sementara hal yang sama juiga disampaikan kabid P2PL Dinkes kota Bitar Harni Setyorini mengatakan, bahwa saat ini alat VCT masih dalam proses pengadaan, yang sudah diberikan anggaran dari pemerintah kota Blitar dan diharapkan sebelum akhir 2014 kelengkapan alat VCT ini bisa segera terealisasi untuk pendeteksian penyakit Hiv-Aids dikota Blitar. Diberitakan sebelumnya 1 warga kota Bitar terebih dahulu meninggal dunia pada awal Januari 2014, ketika akan dideteksi tahapan lanjutan pemeriksaan.(nda)
Sumber: http://www.mayangkararadio.com/lang-lang-kota/sosial-politik/item/2669-belum-terealisasinya-klinik-vct-dinkes-kesulitan-deteksi-awal-hiv
Sananwetan Kelurahan Kategori Endemis Demam Berdarah
Mayangkararadio.com (09 January 2014): Sama seperti tahun-tahun sebelumnya dari 3 kelurahan yang ada di kota Blitar, kelurahan sananwetan masuk daerah yang endemis penyakit menular demam berdarah dengue dari instruksi yang diterima Dinkes Kota Blitar dari Dinkes Provinsi, untuk segera melaukan fogging dan melakukan proses 3M secara rutin dalam awal minggu januari ini.
Dikonfirmasi reporter Kabid P2PL Dinkes Kota Blitar Harni Setyorini mengatakan Kelurahan Sananwetan statusnya masih sama dari tahun sebelumnya yakni daerah internal ditingkat 2 yang endemis DBD dan diharapkan untuk segera ditangani. Harni menambahkan saat ini dari deteksi awal dan koordinasi dengan puskesmas masih ditemukan 2 warga yang sudah dalam keadaan gejala penyakit DBD. (nda)
Sumber: http://www.mayangkararadio.com/lang-lang-kota/sosial-politik/item/2588-sananwetan-masuk-kelurahan-kategori-endemis-demam-berdarah
Dikonfirmasi reporter Kabid P2PL Dinkes Kota Blitar Harni Setyorini mengatakan Kelurahan Sananwetan statusnya masih sama dari tahun sebelumnya yakni daerah internal ditingkat 2 yang endemis DBD dan diharapkan untuk segera ditangani. Harni menambahkan saat ini dari deteksi awal dan koordinasi dengan puskesmas masih ditemukan 2 warga yang sudah dalam keadaan gejala penyakit DBD. (nda)
Sumber: http://www.mayangkararadio.com/lang-lang-kota/sosial-politik/item/2588-sananwetan-masuk-kelurahan-kategori-endemis-demam-berdarah
Lagi 1 Pengidap HIV-Aids Kota Blitar Meninggal
Mayangkararadio.com (13 November 2013): Setelah akhir bulan oktober lalu ada 1 lagi warga kota Blitar yang terindikasi mengidap penyakit berbahaya Hiv-aids dan saat ini sudah mendapat penanganan dari pihak kesehatanan. Sehingga awal bulan november ini ada 1 lagi warga Sananwetan Kota Blitar perempuan berusia 55 tahun yang ditemukan meninggal dengan diagnose sudah memasuki stadium akhir, serta mepunyai penyakit penyerta diare kronis.
Hal ini seperti disampaikan Didik Joko Waskito kasi P2 (Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit) Dinkes dan pengurus KPA kota Blitar saat ditemui tim liputan. Menurut Didik diperkirakan meninggalnya warga yang mengidap Hiv-aids itu meninggal di rumah sakit Ngudi Waluyo Wlingi kabupaten Blitar.
Sementara menanggapi hal ini anggota Komisi 1 DPRD kota Bitar Laily Kurniawati mengatakan seharusnya system jemput bola yang dicanangkan KPA dan dinkes kota Blitar sebegai leading sector benar-benar dilakukan dan bukan karena belum adanya SDM maupun kesekretariatan menjadi alasan mereka. Diberitakan sebelumnya sejak september disetiap bulan di Kota Bitar selalu ditemukan pengidap Hiv-aids batu dengan indikasi penyakit penyerta sudah masuk kategori kronis. (nda)
Sumber: http://www.mayangkararadio.com/lang-lang-kota/lintasan-informasi/item/2382-lagi-1-pengidap-hiv-aids-kota-blitar-ditemukan-meninggal
Hal ini seperti disampaikan Didik Joko Waskito kasi P2 (Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit) Dinkes dan pengurus KPA kota Blitar saat ditemui tim liputan. Menurut Didik diperkirakan meninggalnya warga yang mengidap Hiv-aids itu meninggal di rumah sakit Ngudi Waluyo Wlingi kabupaten Blitar.
Sementara menanggapi hal ini anggota Komisi 1 DPRD kota Bitar Laily Kurniawati mengatakan seharusnya system jemput bola yang dicanangkan KPA dan dinkes kota Blitar sebegai leading sector benar-benar dilakukan dan bukan karena belum adanya SDM maupun kesekretariatan menjadi alasan mereka. Diberitakan sebelumnya sejak september disetiap bulan di Kota Bitar selalu ditemukan pengidap Hiv-aids batu dengan indikasi penyakit penyerta sudah masuk kategori kronis. (nda)
Sumber: http://www.mayangkararadio.com/lang-lang-kota/lintasan-informasi/item/2382-lagi-1-pengidap-hiv-aids-kota-blitar-ditemukan-meninggal
Penanganan Demam Pada Anak
Kehadiran sang buah hati dalam sebuah rumah tangga bisa diibaratkan seperti keberadaan bintang di malam hari, yang merupakan hiasan bagi langit. Demikian pula arti keberadaan seorang anak bagi pasutri, sebagai perhiasan dalam kehidupan dunia. Ini berarti, kehidupan rumah tangga tanpa anak, akan terasa hampa dan suram.
![]() |
| Demam Anak |
Namun apa jadinya kalau anak kita jatuh sakit atau terkena penyakit Demam, pasti kita akan kwatir dan akan cepat mencari solusi agar anak kita cepat sembuh, berikut cara penanganan demam pada anak :
- Berikan cairan ekstra yang banyak (banyak minum) agar keseimbangan cairan dalam tubuh tetap terjaga, karena ketika demam tubuh melakukan pembakaran cairan lebih cepat dari biasanya.
- Berikan air madu hangat sesering mungkin, kalau ada campurkan kelapa muda dan madu, ini adalah formula yang sangat baik untuk menurunkan demam.
- Bila anak tidak nafsu makan, jangan dipaksa makan tapi berikan makanan yang ringan dan mudah dicerna seperti jus buah-buahan yang ditambahkan madu.
- Perhatikan buang air besarnya jangan sampai sulit dan usahakan setiap hari karena banyak sekali demam yang diawali dengan B.A.B yang jarang bahkan sulit.
- Bila B.A.B sulit berikan jus pepaya tambah melon, madu tiga kali dalam sehari.
- Jika demamnya cukup tinggi, kompreslah pada kening, kepala dan ketiaknya dengan air dingin, atau bila demamnya cukup tinggi, kompreslah sekujur tubuhnya.
- Badan anak tidak boleh ditutup selimut ketika ia dalam keadaan demam.
- Memijat pada sekitar kelopak mata bawah dan alis mata akan membantu menurunkan demam pada anak dan membantu mengurangi ketidaknyamanan di sekitar kepala.
- Bila perlu, buatlah ramuan yang terbuat dari bawang merah yang dihancurkan dan dicampur dengan minyak kelapa atau baby oil ramuan itu dioleskan disekujur tubuh anak.
- Obat Penurun panas hanya bisa diberikan bila demam tidak terkontrol, dengan pemberian ekstra cairan (banyak minum) dan kompres lokal.
Demikianlah cara penanganan demam pada anak.
Semoga Bermamfaat!!!
Demam Bukan Penyakit Tapi?
Demam, Pada Kesempatan kali ini kita akan membahas sedikit penyakit yang dianggap biasanya berbahaya yaitu demam, Demam adalah suatu keadaan saat suhu badan melebihi 370C yang disebabkan oleh penyakit atau peradangan. Demam juga bisa merupakan pertanda bahwa sel antibodi kita ( sel darah putih ) sedang melawan suatu virus .
Anak yang memiliki suhu tinggi karena suhu tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan sawan. Demam yang melebihi 3 hari mungkin merupakan malaria atau penyakit yang disebabkan oleh nyamuk lainnya.Penanganan demam biasanya dengan diberikan obat antipiretik misalnya golongan acetaminopen.
Ingat!!! demam tidak selalu dianggap penyakit, tapi itu merupakan reaksi positif. Demam bisa menjadi indikator adanya infeksi dalam tubuh, atau reaksi positif tubuh karena terjadi penumpukan toksik (Racun) dalam sistem tubuh yang terlalu banyak sehingga tubuh harus mengahasilkan ekstra panas dengan peningkatan suhu tubuh guna membakar/menetrealisasi kelebihan toksik yang harus dibuang yang tidak bisa diproses dengan suhu normal tubuh.
Semoga kita tidak terlalu kwatir saat demam datang kepada kita, dan tidak terlalu menjadi beban pikiran yang membuat sugesti negatif yang dapat menimbulkan efek tidak baik pada mental kita.
Semoga Bermamfaat!!!
Anak yang memiliki suhu tinggi karena suhu tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan sawan. Demam yang melebihi 3 hari mungkin merupakan malaria atau penyakit yang disebabkan oleh nyamuk lainnya.Penanganan demam biasanya dengan diberikan obat antipiretik misalnya golongan acetaminopen.
![]() |
| Demam |
Semoga kita tidak terlalu kwatir saat demam datang kepada kita, dan tidak terlalu menjadi beban pikiran yang membuat sugesti negatif yang dapat menimbulkan efek tidak baik pada mental kita.
Semoga Bermamfaat!!!
Akibat Nelpon 2 Jam Perhari
Nelpon merupakan kegiatan yang tidak bisa lagi terpisahkan dari interaksi masyarakat saat ini mengingat peralihan dunia Informasi dan teknologi menjadi salah satu faktor yang mendukung perilaku ini harus selalu ada setiap saat.
Dirumah, kantor, sekolah, kampus, tempat umum dan dimanapun yang masih terjangkau sinyal HP seringkali kita mendapati seseorang menelpon, baik itu masalah pribadi ataupun masalah umum. menelpon kini sudah menjadi kebiasaan yang membudaya bahkan sudah menjadi kewajiban untuk memiliki HP/ Ponsel namun tahu kah anda dibalik sisi positif menelpon ternyata juga memiliki sisi negatif yang harus kita ketahui berikut sisi Negatifnya :
![]() |
| Awas Bahaya Nelpon Lama |
- Risiko kanker otak pada anak-anak dan remaja meningkat 400 persen akibat penggunaan ponsel. Makin muda usia pengguna, makin besar dampak yang ditimbulkan oleh radiasi ponsel.
- Bukan hanya pada anak dan remaja, pada orang dewasa radiasi ponsel juga berbahaya. Penggunaan ponsel 30 menit/hari selama 10 tahun dapat meningkatkan risiko kanker otak dan acoustic neuroma (sejenis tumor otak yang bisa menyebabkan tuli).
- Radiasi ponsel juga berbahaya bagi kesuburan pria. Menurut penelitian, penggunaan ponsel yang berlebihan bisa menurunkan jumlah sperma hingga 30 persen.
- Frekuensi radio pada ponsel bisa menyebabkan perubahan pada DNA manusia dan membentuk radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas merupakan karsinogen atau senyawa yang dapat memicu kanker.
- Frekuensi radio pada ponsel juga mempengaruhi kinerja alat-alat penunjang kehidupan (live saving gadget) seperti alat pacu jantung. Akibatnya bisa meningkatkan risiko kematian mendadak.
- Sebuah penelitian membuktikan produksi homon stres kortisol meningkat pada penggunaan ponsel dalam durasi yang panjang. Peningkatan kadar stres merupakan salah satu bentuk respons penolakan tubuh terhadap hal-hal yang membahayakan kesehatan.
- Medan elektromagnet di sekitar menara BTS dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya tubuh lebih sering mengalami reaksi alergi seperti ruam dan gatal-gatal.
- Penggunaan ponsel lebih dari 30 menit/hari selama 4 tahun bisa memicu hilang pendengaran (tuli). Radiasi ponsel yang terus menerus bisa memicu tinnitus (telinga berdenging) dan kerusakan sel rambut yang merupakan sensor audio pada organ pendengaran.
- Akibat pemakaian ponsel yang berlebihan, frekuensi radio yang digunakan (900 MHz, 1800 MHz and 2450 MHz) dapat meningkatkan temperatur di lapisan mata sehingga memicu kerusakan kornea.
- Emisi dan radiasi ponsel bisa menurunkan kekebalan tubuh karena mengurangi produksi melatonin. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan tulang dan persendian serta memicu rematik.
Penyakit yang Paling Sulit di Sembuhkan
Setiap mahluk hidup pasti pernah merasakan yang namanya sakit entah itu sakit keras atau sakit ringan entah itu dalam waktu yang lama ataupun dalam waktu yang singkat namun pasti kita semuanya tidak ingin mengalami sakit apalagi penyakit yang susah untuk disembuhkan.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) kanker adalah penyebab kematian nomor dua di Amerika setelah penyakit jantung. Bahkan ketika telah didiagnosis sejak dini dan ditanggulangi dengan perawatan mutakhir, kanker masih memiliki kekuatan untuk membunuh.
Memang telah ada banyak perawatan yang berhasil saat ini dan tidak dijumpai beberapa puluh tahun yang lalu. Namun pengobatan kanker masih tetap sulit dipahami karena banyak faktor.
Pertumbuhan sel kanker tetap tak terduga dan masih misterius dalam beberapa kasus. Bahkan, setelah melalui pengobatan yang tampaknya efektif, sel-sel kanker mampu bersembunyi pada beberapa pasien dan muncul kembali.
Sekitar US$ 200 miliar (sekitar Rp 1.800 triliun) telah dihabiskan dalam penelitian kanker sejak awal tahun 1970-an. Kelangsungan hidup bagi semua pasien kanker di AS juga telah meningkat dari sekitar 50% pada 1970-an hingga mencapai 65 % pada saat ini.
"Kami tidak akan bisa mencapai kemajuan seperti sekarang ini jika ilmu kesehatan tidak didanai. Dasar dari ilmu pengetahuan mengajarkan kami tentang mekanisme dan efektivitas obat-obatan. Kami mengambil informasi itu dan menerapkannya ke dalam klinik untuk mengetahui apakah cara-cara baru itu berhasil dalam mengobati kanker," kata Dr. Len Lichtenfeld, wakil kepala medis dari American Cancer Society seperti dilansir myhealthnewsdaily.com.
Berikut adalah jenis kanker yang paling banyak merenggut nyawa pada tahun 2003 hingga 2007 menurut National Cancer Institute (NCI):
Ada dua jenis utama kanker ini: kanker sel paru besar yang paling banyak ditemui, dan kanker sel paru kecil yang menyebar lebih cepat. Lebih dari 157.000 orang diperkirakan meninggal karena kanker paru-paru dan bronkial pada tahun 2010.
Pemeriksaan sangat dianjurkan untuk menemukan polip sebelum berubah menjadi kanker. Kanker kolorektal diperkirakan membunuh lebih dari 51.000 orang pada tahun 2010.
Sumber. Detikhealt.com
![]() |
| Ilustrasi |
Memang telah ada banyak perawatan yang berhasil saat ini dan tidak dijumpai beberapa puluh tahun yang lalu. Namun pengobatan kanker masih tetap sulit dipahami karena banyak faktor.
Pertumbuhan sel kanker tetap tak terduga dan masih misterius dalam beberapa kasus. Bahkan, setelah melalui pengobatan yang tampaknya efektif, sel-sel kanker mampu bersembunyi pada beberapa pasien dan muncul kembali.
Sekitar US$ 200 miliar (sekitar Rp 1.800 triliun) telah dihabiskan dalam penelitian kanker sejak awal tahun 1970-an. Kelangsungan hidup bagi semua pasien kanker di AS juga telah meningkat dari sekitar 50% pada 1970-an hingga mencapai 65 % pada saat ini.
"Kami tidak akan bisa mencapai kemajuan seperti sekarang ini jika ilmu kesehatan tidak didanai. Dasar dari ilmu pengetahuan mengajarkan kami tentang mekanisme dan efektivitas obat-obatan. Kami mengambil informasi itu dan menerapkannya ke dalam klinik untuk mengetahui apakah cara-cara baru itu berhasil dalam mengobati kanker," kata Dr. Len Lichtenfeld, wakil kepala medis dari American Cancer Society seperti dilansir myhealthnewsdaily.com.
Berikut adalah jenis kanker yang paling banyak merenggut nyawa pada tahun 2003 hingga 2007 menurut National Cancer Institute (NCI):
- Kanker paru-paru dan bronkial
Ada dua jenis utama kanker ini: kanker sel paru besar yang paling banyak ditemui, dan kanker sel paru kecil yang menyebar lebih cepat. Lebih dari 157.000 orang diperkirakan meninggal karena kanker paru-paru dan bronkial pada tahun 2010.
- Kanker usus besar dan rektum
Pemeriksaan sangat dianjurkan untuk menemukan polip sebelum berubah menjadi kanker. Kanker kolorektal diperkirakan membunuh lebih dari 51.000 orang pada tahun 2010.
Sumber. Detikhealt.com
Pembunuh Nomor Satu Di Dunia
Penyebab Kematian Terbesar, Rokok merupakan penyebab kematian terbesar di dunia yang dapat dicegah. Satu dari 10 kematian orang dewasa disebabkan konsumsi rokok. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2004, tiap tahun 5,4 juta orang meninggal karena rokok atau rata-rata satu kematian setiap 5,8 detik.
Menurut buku "Bunga Rampai Fakta Tembakau dan Permasalahannya di Indonesia Tahun 2012" yang diterbitkan "Tobacco Control Support Center"-Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (TCSC-IAKMI), pada tahun 2010 diperkirakan terdapat 6 juta orang di dunia meninggal (termasuk 190.260 orang di Indonesia) akibat penyakit terkait tembakau.
Umumnya penyakit yang terkait dengan tembakau memerlukan waktu bertahun-tahun untuk timbul setelah perilaku merokok dimulai, sehingga epidemi penyakit terkait tembakau dan jumlah kematian di masa mendatang akan terus meningkat.
Tembakau dapat menyebabkan berbagai penyakit khususnya kanker paru, stroke, penyakit paru obstruktif kronik, penyakit jantung koroner dan gangguan pembuluh darah.
Selain itu, tembakau juga menyebabkan penurunan kesuburan, peningkatan insiden hamil diluar kandungan, gangguan pertumbuhan janin (fisik dan IQ), kejang pada kehamilan, gangguan imunitas bayi dan peningkatan kematian perinatal.
Meskipun berbagai kampanye pengendalian tembakau sudah dilakukan, termasuk mengempanyekan bahaya rokok dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh rokok, tetapi masih sedikit orang yang akhirnya berhasil menghentikan kebiasaan merokok. Hal itu, sebagaimana disebutkan di awal tulisan ini, disebabkan zat adiktif nikotin yang terkandung dalam tembakau.
Berhenti Karena Kanker
Ahli bedah kanker kepala dan leher Rumah Sakit Tata Memorial, Mumbai, India Prof dr Pankaj Chaturvedi mengatakan upaya paling efektif untuk memaksa seseorang berhenti merokok adalah bila sudah terkena penyakit kanker.
"Sebagai dokter, saya bisa menyembuhkan kanker. Namun, saya tidak bisa menyembuhkan ketergantungan seseorang terhadap rokok. Biasanya orang berhenti merokok kalau sudah terkena kanker," katanya.
Pankaj mengatakan Indonesia memiliki data yang sangat mengejutkan, yaitu terdapat 61,4 juta atau 36,1 persen penduduk Indonesia yang menjadi perokok aktif.
Dengan tingginya angka perokok aktif itu, diperkirakan 20 juta orang akan meninggal lebih cepat akibat penyakit-penyakit yang disebabkan oleh tembakau yaitu kanker, serangan jantung, penyakit paru-paru, stroke dan lain-lain.
"Namun, lupakan dulu angka 2 juta itu. Mari berhitung saja berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk orang-orang yang sakit karena merokok. Kalau saja biaya pengobatan kanker Rp100 ribu, berapa beban keuangan yang akan ditanggung," tuturnya.
Karena itu, Pankaj menyarankan kepada masyarakat Indonesia untuk mulai mengampanyekan pengendalian tembakau. Masalahnya, kata dia, kampanye industri rokok seringkali memiliki cara-cara strategis yang tidak dimiliki kampanye pengendalian tembakau.
Menurut Pankaj, masyarakat perlu mewaspadai dan bersikap kritis terhadap kampanye yang dilakukan industri rokok. Misalnya, industri rokok sering mengampanyekan masih ada orang yang berusia hingga 100 tahun meskipun aktif merokok.
"Namun, yang tidak mereka katakan bahwa di balik satu orang yang hidup hingga 100 tahun itu, masih ada 10 orang perokok yang meninggal di usia 40 tahun," ujarnya.
Melihat tingginya angka kematian akibat penyakit yang disebabkan rokok, kata Pankaj, maka tidak salah bila industri rokok disebut sebagai industri pembunuh.
"Karena dua pertiga perokok adalah laki-laki, maka bisa juga disebut bahwa industri rokok adalah industri janda dan industri anak yatim," ujarnya.
Orang Terkaya
Industri rokok memberikan kontribusi bagi ekonomi Indonesia dalam menempatkan industriwannya dalam daftar orang terkaya. Selama bertahun-tahun, industriwan rokok selalu menempati posisi teratas dalam daftar orang terkaya.
Meskipun memberikan kontribusi untuk menempatkan industriwannya dalam daftar orang terkaya, tetapi hal itu tidak berimplikasi pada kesejahteraan petani tembakau.
Menurut buku "Bunga Rampai Fakta Tembakau dan Permasalahannya di Indonesia Tahun 2012", harga riil daun tembakau mengalami peningkatan hingga tujuh kali lipat dari Rp 1.016 per kg pada tahun 1996 menjadi Rp 7.580 per kg pada tahun 2006.
Namun, hal ini tidak berimplikasi pada kesejahteraan petani. Hal ini karena harga daun tembakau ditentukan oleh berbagai faktor seperti kualitas daun, jenis tembakau, dan persediaan daun tembakau di pabrik rokok.
Dari semua faktor tersebut, faktor yang paling menentukan adalah para "grader". Grade (kualitas) harga daun tembakau ditentukan secara sepihak. Petani tidak pernah tahu bagaimana "grader" menentukan harga daun tembakau, sehingga posisi tawar petani berada pada posisi yang lemah.
Harga tembakau berlapis-lapis tergantung dari kualitas daun, bahkan ada yang sampai 40 tingkatan mulai dari harga Rp 500 hingga Rp 25 ribu per kg, tergantung penilaian "grader"-nya.
Namun, kesejahteraan petani selalu menjadi dalih bagi kelompok kontrapengendalian tembakau yang selalu menyatakan bahwa pengendalian tembakau akan mematikan "dapur" para petani tembakau.
Padahal, monopoli industri rokok terhadap tanaman tembakau telah membuat petani tidak bisa bebas menjual tembakaunya. Selain harga sudah ditentukan oleh "grader", biasanya petani juga dilarang menjual tembakaunya kepada pihak lain selain industri rokok.
Hal itu tentu sangat berbeda bila petani, misalnya menanam jagung atau singkong. Selain bisa dijual ke industri maizena atau tapioka, jagung dan singkong juga bisa dijual ke pasar bebas. Petani pun memiliki nilai tawar lebih kuat.
Karena itu, bila melihat mudharat yang lebih banyak pada rokok, yaitu menyebabkan penyakit-penyakit pembunuh teratas, maka tidaklah salah judul tulisan ini. Orang terkaya, yaitu industriwan tembakau dan rokok, adalah pembunuh nomor satu.
Pelan namun pasti, para industriwan rokok itu akan membunuh ratusan ribu orang di Indonesia melalui penyakit-penyakit yang disebabkan oleh produk yang mereka jual. Satu hal yang ingin penulis tanyakan kepada industriwan rokok, akankah mereka merasa berdosa?
Tidak perlu ditanyakan apakah Presiden Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat, Presiden Direktur PT Nyonya Meneer, Charles Saerang, atau Presiden Komisaris Jamu Jago Grup, Jaya Suprana, juga meminum jamu produksi mereka atau tidak. Setidaknya, produk mereka menyehatkan.
Pertanyaan saat ini, apakah industriwan rokok juga termasuk perokok yang berisiko terkena penyakit-penyakit pembunuh nomor satu? Jangan-jangan, karena paham bahwa rokok berisiko menyebabkan kanker, mereka tidak merokok.
Menurut buku "Bunga Rampai Fakta Tembakau dan Permasalahannya di Indonesia Tahun 2012" yang diterbitkan "Tobacco Control Support Center"-Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (TCSC-IAKMI), pada tahun 2010 diperkirakan terdapat 6 juta orang di dunia meninggal (termasuk 190.260 orang di Indonesia) akibat penyakit terkait tembakau.
Umumnya penyakit yang terkait dengan tembakau memerlukan waktu bertahun-tahun untuk timbul setelah perilaku merokok dimulai, sehingga epidemi penyakit terkait tembakau dan jumlah kematian di masa mendatang akan terus meningkat.
Tembakau dapat menyebabkan berbagai penyakit khususnya kanker paru, stroke, penyakit paru obstruktif kronik, penyakit jantung koroner dan gangguan pembuluh darah.
Selain itu, tembakau juga menyebabkan penurunan kesuburan, peningkatan insiden hamil diluar kandungan, gangguan pertumbuhan janin (fisik dan IQ), kejang pada kehamilan, gangguan imunitas bayi dan peningkatan kematian perinatal.
Meskipun berbagai kampanye pengendalian tembakau sudah dilakukan, termasuk mengempanyekan bahaya rokok dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh rokok, tetapi masih sedikit orang yang akhirnya berhasil menghentikan kebiasaan merokok. Hal itu, sebagaimana disebutkan di awal tulisan ini, disebabkan zat adiktif nikotin yang terkandung dalam tembakau.
Berhenti Karena Kanker
![]() |
| Bahaya Rokok |
Ahli bedah kanker kepala dan leher Rumah Sakit Tata Memorial, Mumbai, India Prof dr Pankaj Chaturvedi mengatakan upaya paling efektif untuk memaksa seseorang berhenti merokok adalah bila sudah terkena penyakit kanker.
"Sebagai dokter, saya bisa menyembuhkan kanker. Namun, saya tidak bisa menyembuhkan ketergantungan seseorang terhadap rokok. Biasanya orang berhenti merokok kalau sudah terkena kanker," katanya.
Pankaj mengatakan Indonesia memiliki data yang sangat mengejutkan, yaitu terdapat 61,4 juta atau 36,1 persen penduduk Indonesia yang menjadi perokok aktif.
Dengan tingginya angka perokok aktif itu, diperkirakan 20 juta orang akan meninggal lebih cepat akibat penyakit-penyakit yang disebabkan oleh tembakau yaitu kanker, serangan jantung, penyakit paru-paru, stroke dan lain-lain.
"Namun, lupakan dulu angka 2 juta itu. Mari berhitung saja berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk orang-orang yang sakit karena merokok. Kalau saja biaya pengobatan kanker Rp100 ribu, berapa beban keuangan yang akan ditanggung," tuturnya.
Karena itu, Pankaj menyarankan kepada masyarakat Indonesia untuk mulai mengampanyekan pengendalian tembakau. Masalahnya, kata dia, kampanye industri rokok seringkali memiliki cara-cara strategis yang tidak dimiliki kampanye pengendalian tembakau.
Menurut Pankaj, masyarakat perlu mewaspadai dan bersikap kritis terhadap kampanye yang dilakukan industri rokok. Misalnya, industri rokok sering mengampanyekan masih ada orang yang berusia hingga 100 tahun meskipun aktif merokok.
"Namun, yang tidak mereka katakan bahwa di balik satu orang yang hidup hingga 100 tahun itu, masih ada 10 orang perokok yang meninggal di usia 40 tahun," ujarnya.
Melihat tingginya angka kematian akibat penyakit yang disebabkan rokok, kata Pankaj, maka tidak salah bila industri rokok disebut sebagai industri pembunuh.
"Karena dua pertiga perokok adalah laki-laki, maka bisa juga disebut bahwa industri rokok adalah industri janda dan industri anak yatim," ujarnya.
Orang Terkaya
Industri rokok memberikan kontribusi bagi ekonomi Indonesia dalam menempatkan industriwannya dalam daftar orang terkaya. Selama bertahun-tahun, industriwan rokok selalu menempati posisi teratas dalam daftar orang terkaya.
Meskipun memberikan kontribusi untuk menempatkan industriwannya dalam daftar orang terkaya, tetapi hal itu tidak berimplikasi pada kesejahteraan petani tembakau.
Menurut buku "Bunga Rampai Fakta Tembakau dan Permasalahannya di Indonesia Tahun 2012", harga riil daun tembakau mengalami peningkatan hingga tujuh kali lipat dari Rp 1.016 per kg pada tahun 1996 menjadi Rp 7.580 per kg pada tahun 2006.
Namun, hal ini tidak berimplikasi pada kesejahteraan petani. Hal ini karena harga daun tembakau ditentukan oleh berbagai faktor seperti kualitas daun, jenis tembakau, dan persediaan daun tembakau di pabrik rokok.
Dari semua faktor tersebut, faktor yang paling menentukan adalah para "grader". Grade (kualitas) harga daun tembakau ditentukan secara sepihak. Petani tidak pernah tahu bagaimana "grader" menentukan harga daun tembakau, sehingga posisi tawar petani berada pada posisi yang lemah.
Harga tembakau berlapis-lapis tergantung dari kualitas daun, bahkan ada yang sampai 40 tingkatan mulai dari harga Rp 500 hingga Rp 25 ribu per kg, tergantung penilaian "grader"-nya.
Namun, kesejahteraan petani selalu menjadi dalih bagi kelompok kontrapengendalian tembakau yang selalu menyatakan bahwa pengendalian tembakau akan mematikan "dapur" para petani tembakau.
Padahal, monopoli industri rokok terhadap tanaman tembakau telah membuat petani tidak bisa bebas menjual tembakaunya. Selain harga sudah ditentukan oleh "grader", biasanya petani juga dilarang menjual tembakaunya kepada pihak lain selain industri rokok.
Hal itu tentu sangat berbeda bila petani, misalnya menanam jagung atau singkong. Selain bisa dijual ke industri maizena atau tapioka, jagung dan singkong juga bisa dijual ke pasar bebas. Petani pun memiliki nilai tawar lebih kuat.
Karena itu, bila melihat mudharat yang lebih banyak pada rokok, yaitu menyebabkan penyakit-penyakit pembunuh teratas, maka tidaklah salah judul tulisan ini. Orang terkaya, yaitu industriwan tembakau dan rokok, adalah pembunuh nomor satu.
Pelan namun pasti, para industriwan rokok itu akan membunuh ratusan ribu orang di Indonesia melalui penyakit-penyakit yang disebabkan oleh produk yang mereka jual. Satu hal yang ingin penulis tanyakan kepada industriwan rokok, akankah mereka merasa berdosa?
Tidak perlu ditanyakan apakah Presiden Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat, Presiden Direktur PT Nyonya Meneer, Charles Saerang, atau Presiden Komisaris Jamu Jago Grup, Jaya Suprana, juga meminum jamu produksi mereka atau tidak. Setidaknya, produk mereka menyehatkan.
Pertanyaan saat ini, apakah industriwan rokok juga termasuk perokok yang berisiko terkena penyakit-penyakit pembunuh nomor satu? Jangan-jangan, karena paham bahwa rokok berisiko menyebabkan kanker, mereka tidak merokok.
Penyakit Paling Berbahaya di Dunia
Penyakit adalah hal yang tidak disukai oleh setiap manusia yang menginginkan dirinya selalu sehat, namun penyakit selalu mengancam kapan saja dan dari jalan mana saja, tergantung bagaimana cara kita merawat diri sehingga terhindar dari berbagai penyakit.
Dalam ilmu kesehatan telah banyak diadakan tentang berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit biasa sampai penyakit yang tidak bisa lagi disembuhkan dengan bantuan medis alias penyakit berbahaya, namun dalam penelitian ilmu kesehatan setiap ahli kesehatan bekerja keras untuk menemukan obat untuk mencegah penyakit yang keras sampai penyakit biasa.
Dalam penelitian ilmu kesehatan dan penyakit ada sepuluh penyakit yang digolongkan sebagai penyakit berbahaya yang mengancam kehidupan manusia :
1. HIV/ AIDS
2.TBC
3. MALARIA
4. KOLERA
5. INFLUENSA
6. VIRUS EBOLA
7. CACAR
8. WABAH PES
9. KANKER
10. ANTHRAX
![]() |
| Virus |
Dalam penelitian ilmu kesehatan dan penyakit ada sepuluh penyakit yang digolongkan sebagai penyakit berbahaya yang mengancam kehidupan manusia :
1. HIV/ AIDS
2.TBC
3. MALARIA
4. KOLERA
5. INFLUENSA
6. VIRUS EBOLA
7. CACAR
8. WABAH PES
9. KANKER
10. ANTHRAX
Akibat Pola Makan Tidak Teratur
Manusia adalah mahluk yang paling kompleks dalam penciptaanya yang memiliki unsur-unsur yang berbeda dengan mahluk yang lainnya.
Salah satunya dalam hal mengkonsumsi makanan dan waktu saat mengkonsumsi makanan tersebut , kita selalu dianjurkan untuk menjaga pola makan agar penyakit tidak mudah datang dan kondisi badan selalu dalam kondisi fit.
Mengkonsumsi makanan dan juga minuman adalah suatu keharusan bagi seluruh makhluk hidup untuk dapat bertahan hidup, termasuk juga untuk manusia. Mengkonsumsi makanan dan juga minuman berguna untuk menambah energy bagi tubuh kita untuk melakukan aktifitasnya. Biasanya kebanyakan masyarakat membagi waktu makan mereka menjadi 3 bagian, yaitu makan pagi, makan siang dan makan malam.
Dengan meningkatnya kesibukan masyarakat baik itu kesibukan di rumah maupun di luar rumah, masyarakat akan cenderung lupa atau malas untuk mengkonsumsi makanan dan minuman pada waktu-waktu yang telah ditentukan. Kecenderungan pola makan yang tidak teratur dari masyarakat ini untuk waktu yang lama akan menimbulkan efek buruk terhadap tubuh mereka.
Efek buruk dari pola makan yang tidak teratur akan sangat jelas terlihat pada perubahan fisik tubuh kita. Biasanya bentuk tubuh manusia yang berpola makan tidak teratur akan nampak lebih kurus, namun dalam beberapa kasus apabila manusia mengkonsumsi makanan lebih banyak diatas pola makannya maka tubuh mereka akan terlihat lebih gemuk.
Tentu saja akan ada efek dari kedua perubahan bentuk badan ini, apabila anda secara terus menerus melakukan pola makan yang tidak teratur maka perubahan bentuk tubuh anda akan semakin ekstrim.
Apabila anda menjadi terlalu kurus, maka hal itu akan membatasi anda dalam melakukan aktifitas-aktifitas yang memerlukan tenaga lebih, apabila anda menjad terlalu gemuk, akan lebih banyak penyakit yang akan menimpa anda seperti obesitas dan akan rentan mendapat penyakit yang menyerang organ dalam seperti jantung.
Penyakit yang biasanya akan muncul secara langsung akibat pola makan yang tidak teratur adalah penyakit yang berhubungan dengan lambung kita seperti penyakit maag. Pola makan yang teratur berguna untuk membiasakan lambung kita untuk bekerja sesuai dengan waktunya.
Jika kita telah mengatur pola makan kita sebanyak tiga kali dalam sehari di pagi, siang, dan malam hari, maka lambung kita akan terbiasa untuk bekerja pada waktu-waktu tersebut. Apabila kita makan secara tidak teratur, maka lambung yang biasa bekerja pada waktu-waktu tersebut akan tetep bekerja sedangkan tidak ada makanan yang masuk, maka lambung akan tetap bekerja dan merusak bagian lambug itu sndiri. Oleh sebab itu membiasakan makan secara teratur adalah suatu keharusan untuk menjaga kesehatan tubuh dan lambung kita.
Salah satunya dalam hal mengkonsumsi makanan dan waktu saat mengkonsumsi makanan tersebut , kita selalu dianjurkan untuk menjaga pola makan agar penyakit tidak mudah datang dan kondisi badan selalu dalam kondisi fit.
Mengkonsumsi makanan dan juga minuman adalah suatu keharusan bagi seluruh makhluk hidup untuk dapat bertahan hidup, termasuk juga untuk manusia. Mengkonsumsi makanan dan juga minuman berguna untuk menambah energy bagi tubuh kita untuk melakukan aktifitasnya. Biasanya kebanyakan masyarakat membagi waktu makan mereka menjadi 3 bagian, yaitu makan pagi, makan siang dan makan malam.
| Sakit Perut |
Dengan meningkatnya kesibukan masyarakat baik itu kesibukan di rumah maupun di luar rumah, masyarakat akan cenderung lupa atau malas untuk mengkonsumsi makanan dan minuman pada waktu-waktu yang telah ditentukan. Kecenderungan pola makan yang tidak teratur dari masyarakat ini untuk waktu yang lama akan menimbulkan efek buruk terhadap tubuh mereka.
Efek buruk dari pola makan yang tidak teratur akan sangat jelas terlihat pada perubahan fisik tubuh kita. Biasanya bentuk tubuh manusia yang berpola makan tidak teratur akan nampak lebih kurus, namun dalam beberapa kasus apabila manusia mengkonsumsi makanan lebih banyak diatas pola makannya maka tubuh mereka akan terlihat lebih gemuk.
Tentu saja akan ada efek dari kedua perubahan bentuk badan ini, apabila anda secara terus menerus melakukan pola makan yang tidak teratur maka perubahan bentuk tubuh anda akan semakin ekstrim.
Apabila anda menjadi terlalu kurus, maka hal itu akan membatasi anda dalam melakukan aktifitas-aktifitas yang memerlukan tenaga lebih, apabila anda menjad terlalu gemuk, akan lebih banyak penyakit yang akan menimpa anda seperti obesitas dan akan rentan mendapat penyakit yang menyerang organ dalam seperti jantung.
Penyakit yang biasanya akan muncul secara langsung akibat pola makan yang tidak teratur adalah penyakit yang berhubungan dengan lambung kita seperti penyakit maag. Pola makan yang teratur berguna untuk membiasakan lambung kita untuk bekerja sesuai dengan waktunya.
Jika kita telah mengatur pola makan kita sebanyak tiga kali dalam sehari di pagi, siang, dan malam hari, maka lambung kita akan terbiasa untuk bekerja pada waktu-waktu tersebut. Apabila kita makan secara tidak teratur, maka lambung yang biasa bekerja pada waktu-waktu tersebut akan tetep bekerja sedangkan tidak ada makanan yang masuk, maka lambung akan tetap bekerja dan merusak bagian lambug itu sndiri. Oleh sebab itu membiasakan makan secara teratur adalah suatu keharusan untuk menjaga kesehatan tubuh dan lambung kita.
Sedikit Mengenal Penyakit Malaria
Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit bernama Plasmodium. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit tersebut. Di dalam tubuh manusia, parasit Plasmodium akan berkembang biak di organ hati kemudian menginfeksi sel darah merah. Pasien yang terinfeksi oleh malaria akan menunjukan gejala awal menyerupai penyakit influenza, namun bila tidak diobati maka dapat terjadi komplikasi yang berujung pada kematian.
Penyakit ini paling banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis di mana parasit Plasmodium dapat berkembang baik begitu pula dengan vektor nyamuk Anopheles. Daerah selatan Sahara di Afrika dan Papua Nugini di Oceania merupakan tempat-tempat dengan angka kejadian malaria tertinggi.
Berdasarkan data di dunia, penyakit malaria membunuh satu anak setiap 30 detik. Sekitar 300-500 juta orang terinfeksi dan sekitar 1 juta orang meninggal karena penyakit ini setiap tahunnya. 90% kematian terjadi di Afrika, terutama pada anak-anak.
Semoga kita dapat berhati-hati dari penyakit Malaria apalagi dalam kondisi lingkungan yang tercemar.
Penyakit ini paling banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis di mana parasit Plasmodium dapat berkembang baik begitu pula dengan vektor nyamuk Anopheles. Daerah selatan Sahara di Afrika dan Papua Nugini di Oceania merupakan tempat-tempat dengan angka kejadian malaria tertinggi.
Berdasarkan data di dunia, penyakit malaria membunuh satu anak setiap 30 detik. Sekitar 300-500 juta orang terinfeksi dan sekitar 1 juta orang meninggal karena penyakit ini setiap tahunnya. 90% kematian terjadi di Afrika, terutama pada anak-anak.
![]() |
| Proses Penjangkitan |
Standar Operasional Pemasangan Urine Kateter
TUJUAN PEMASANGAN KETETER
Terpasang urine catheter dengan aman, tanpa komplikasi.
RUANG LINGKUP
Prosedur ini diterapkan di lingkungan Hasanuddin University Hospital oleh Dokter Konsulen, Dokter ruangan, Paramedik terlatih internal rumah sakit yang diberi kewenangan untuk melakukan tindakan.
REFERENSI
• Blog.ilmukeperawatan.com/memasang urine catheter
• Yoedhasflyingdutchman.blogspot.com
DEFINISI
Pemasangan urine catheter (Kateterisasi) adalah tindakan memasukkan selang kateter ke dalam kandung kemih melalui uretra dengan tujuan mengeluarkan urine. Kateteriasi dapat menyebabkan hal-hal yang mengganggu kesehatan sehingga hanya dilakukan bila benar-benar diperlukan serta harus dilakukan dengan hati-hati (Brockop dan Marrie, 1999).
Menurut (Brockop dan Marie, 1999) pemasangan kateter urine dapat dilakukan untuk diagnosis maupun terapi. Indikasi pemasangan kateter untuk diagnosis adalah sebagi berikut:
1. untuk mengambil sampel urine guna pemeriksaan kultur mikrobiologi dengan menghindari kontaminasi
2. pengukuran residual urine dengan cara, melakukan regular kateterisasi pada klien segera setelah mengakhiri miksinya dan kemudian diukur jumlah urine yang keluar
3. untuk pemeriksaan cystografi, kontras dimasukkan dalam kandung kemih melalui kateter
4. untuk pemeriksaan urodinamik yaitu cystometri dan uretral profil pressure
Indikasi pemasangan kateter urine sebagai terapi adalah sebagai berikut:
1. Dipakai dalam beberapa operasi traktus urinarius bagian bawah seperti section alta, repair reflek vesico uretral, prostatoktomi sebagai drainage kandung kemih
2. Mengatasi obstruksi infra vesikal seperti BPH, adanya bekuan darah dalam buli-buli, striktur pasca bedah dan proses inflamasi pada urethra
3. Penanganan incontinensia urine dengan intermitten self catheterization
4. Pada tindakan kateterisasi bersih mandiri berkala (KBMB)
5. Memasukkan obat-obat intravesika antara lain sitostatika/antipiretika untuk buli-buli
6. Sebagai splint setelah operasi rekontruksi urethra untuk tujuan stabilisasi urethra
Menurut (Brockop dan Marrie, 1999) jenis-jenis pemasangan kateter urine terdiri dari:
1. Indewelling catheter yang biasa disebut juga dengan retensi kateter/folley cateter- indewelling catheter dibuat sedemikian rupa sehingga tidak mudah lepas dari kandung kemih
2. Intermitten catheter yang digunakan untuk jangka waktu yang pendek (5-10menit) dan pasien dapt diajarkan untuk memasang dan melepas sendiri.
3. Suprapubik catheter kadang-kadang digunakan untuk pemakaian secara permanent. Cara memasukkan kateter dengan jenis ini dengan membuat sayatan kecil diatas suprapubik
Terpasang urine catheter dengan aman, tanpa komplikasi.
RUANG LINGKUP
Prosedur ini diterapkan di lingkungan Hasanuddin University Hospital oleh Dokter Konsulen, Dokter ruangan, Paramedik terlatih internal rumah sakit yang diberi kewenangan untuk melakukan tindakan.
![]() |
| Kateter |
• Blog.ilmukeperawatan.com/memasang urine catheter
• Yoedhasflyingdutchman.blogspot.com
DEFINISI
Pemasangan urine catheter (Kateterisasi) adalah tindakan memasukkan selang kateter ke dalam kandung kemih melalui uretra dengan tujuan mengeluarkan urine. Kateteriasi dapat menyebabkan hal-hal yang mengganggu kesehatan sehingga hanya dilakukan bila benar-benar diperlukan serta harus dilakukan dengan hati-hati (Brockop dan Marrie, 1999).
Menurut (Brockop dan Marie, 1999) pemasangan kateter urine dapat dilakukan untuk diagnosis maupun terapi. Indikasi pemasangan kateter untuk diagnosis adalah sebagi berikut:
1. untuk mengambil sampel urine guna pemeriksaan kultur mikrobiologi dengan menghindari kontaminasi
2. pengukuran residual urine dengan cara, melakukan regular kateterisasi pada klien segera setelah mengakhiri miksinya dan kemudian diukur jumlah urine yang keluar
3. untuk pemeriksaan cystografi, kontras dimasukkan dalam kandung kemih melalui kateter
4. untuk pemeriksaan urodinamik yaitu cystometri dan uretral profil pressure
Indikasi pemasangan kateter urine sebagai terapi adalah sebagai berikut:
1. Dipakai dalam beberapa operasi traktus urinarius bagian bawah seperti section alta, repair reflek vesico uretral, prostatoktomi sebagai drainage kandung kemih
2. Mengatasi obstruksi infra vesikal seperti BPH, adanya bekuan darah dalam buli-buli, striktur pasca bedah dan proses inflamasi pada urethra
3. Penanganan incontinensia urine dengan intermitten self catheterization
4. Pada tindakan kateterisasi bersih mandiri berkala (KBMB)
5. Memasukkan obat-obat intravesika antara lain sitostatika/antipiretika untuk buli-buli
6. Sebagai splint setelah operasi rekontruksi urethra untuk tujuan stabilisasi urethra
Menurut (Brockop dan Marrie, 1999) jenis-jenis pemasangan kateter urine terdiri dari:
1. Indewelling catheter yang biasa disebut juga dengan retensi kateter/folley cateter- indewelling catheter dibuat sedemikian rupa sehingga tidak mudah lepas dari kandung kemih
2. Intermitten catheter yang digunakan untuk jangka waktu yang pendek (5-10menit) dan pasien dapt diajarkan untuk memasang dan melepas sendiri.
3. Suprapubik catheter kadang-kadang digunakan untuk pemakaian secara permanent. Cara memasukkan kateter dengan jenis ini dengan membuat sayatan kecil diatas suprapubik
Penyakit yang berbahaya pada Anak

Inilah 10 penyakit paling berbahaya pada anak :
1. Infeksi saluran napas bawah
Penyakit mematikan di dunia modern adalah sejumlah infeksi pernapasan bagian bawah. Infeksi saluran pernapasan bawah termasuk pneumonia dan bronkitis. Sulit untuk percaya, tetapi faktanya infeksi saluran pernapasan bawah jauh melebihi jumlah korban tewas di seluruh dunia dibanding AIDS dan malaria. Angka kematian : lebih dari 4 juta jiwa setiap tahun.
2. HIV / AIDS
Angka kejadian: sekitar 39,4 juta orang yang hidup dengan AIDS. HIV atau human immunodeficiency virus tidak lebih dari pengikisan terhadap sistem kekebalan tubuh seseorang, ketika pasien rentan terhadap infeksi lain. Adapun AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome biasanya mengikutinya dalam waktu 8 sampai 15 tahun, kecuali pasien menerima pengobatan. Sering kali, pasien meninggal karena TB atau pneumonia setelah infeksi AIDS. Angka kematian : 3 juta jiwa per tahun.
3. Malaria
Angka kejadian: 300-515.000.000 orang didiagnosis masuk dalam kasus ini setiap tahun, dan sebagian besar di antaranya berada di Afrika. Malaria ditularkan oleh hewan paling mematikan di dunia yang dikenal manusia: nyamuk anopheles betina. Bahkan, malaria tidak dapat dialihkan melalui kontak fisik, tetapi tetap saja menyumbang jutaan kematian di seluruh dunia setiap tahun. Statistik menunjukkan bahwa setiap 30 detik seorang anak meninggal akibat malaria di Afrika. Angka kematian : 1-5 juta jiwa setiap tahun.
4. Diare
Angka rata-rata infeksi: 4 miliar kasus didiagnosis setiap tahunnya. Diare pada anak sering disebabkan oleh rotavirus. Penyebab diare lainnya adalah kolera, disentri, dan sejumlah infeksi bakteri lainnya, seperti cacing mikroskopis. Diare mudah disembuhkan jika diobati secara dini. Kebanyakan kematian akibat diare, terutama pada anak-anak, berhubungan dengan dehidrasi. Angka kematian : sekitar 2,2 juta jiwa setiap tahun.
5. Tuberkulosis
Angka kejadian: 2 miliar orang didiagnosis tuberkulosis (TB) setiap tahun. TB membunuh jutaan orang setiap tahun. Fakta: sepertiga dari populasi dunia terinfeksi. Meski demikian, bahkan dengan semua fakta ini, kasus TB baru masih menjadi diagnosis dari tahun ke tahun. Seolah-olah orang tidak benar-benar peduli lagi akan tertular penyakit. Gejala TB termasuk menggigil, demam, batuk kronis, lemah, dan penurunan berat badan. Hal ini sangat menular serta dapat menyebar melalui bersin dan batuk. TB tidak diragukan lagi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia dalam hal tingkat kematian. Angka kematian : 2 juta jiwa setiap tahun.
6. Campak
Angka kejadian: lebih dari 30 juta orang, kebanyakan anak-anak, terinfeksi setiap tahun. Campak dapat dengan mudah disembuhkan, tetapi mematikan jika tidak ditangani. Penyakit ini terjadi terutama pada anak-anak, dan terutama di negara-negara berkembang seperti Afrika dan beberapa di Asia Tenggara. Akan tetapi, virus campak dapat menginfeksi bahkan terhadap orang dewasa. Campak dapat menyebabkan kerusakan otak, kebutaan, dan anak-anak rentan terhadap diare dan pneumonia. Angka kematian : 1.400 orang diperkirakan meninggal akibat campak setiap hari.
7. Batuk rejan
Angka kejadian: 20 sampai 40 juta kasus terdiagnosis setiap tahunnya. Batuk rejan, atau pertusis, adalah penyakit yang sangat mematikan. Hal ini sangat menular dan, sekali seseorang terinfeksi, maka penyakit ini dapat menyebabkan sejumlah penyakit pernapasan akut pada seseorang. Apa yang tampak seperti batuk biasa bisa membunuh Anda. Batuk rejan dapat diobati dengan antibiotik. Namun, vaksin masih menjadi cara untuk mendapat kekebalan yang optimal. Angka kematian : 200.000 sampai 300.000 jiwa setiap tahun.
8. Tetanus
Angka kejadian di dunia: 500.000 kasus didiagnosis setiap tahun. Secara level, tetanus mudah mengalahkan meningitis dan sifilis dengan tingkat infeksi yang tinggi dan korban meninggal. Anda lihat, clostridium tetani, spora tetanus bakteri yang hidup di tanah, dan sebagainya, ada di mana-mana. Sesuatu yang sederhana seperti luka kecil atau luka dapat menginfeksi Anda dengan penyakit beberapa hari setelah kontak dengan permukaan yang kotor. Negara-negara di Asia Tenggara dan Sahara, Afrika, masing-masing memiliki jumlah kematian 82.000 dan 84.000 jiwa setiap tahun, meskipun infeksi tetanus dapat ditemukan di seluruh dunia. Angka kematian: 214.000 orang setiap tahun.
9. Infeksi selaput otak (meningitis)
Meningitis dapat disebabkan bakteri. Penyakit mematikan ke-9 di dunia modern adalah meningitis umum. Jumlah rata-rata infeksi: lebih dari 1 juta orang setiap tahun. Meningitis merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia, tidak hanya dalam hal tingkat kematian, tetapi juga dalam kehidupan setelah pemulihan penuh juga. Infeksi yang fatal meliputi otak dan sumsum daerah tulang belakang. Bahkan, dengan diagnosis dini dan pengobatan yang dilakukan secara segera, 5 sampai 10 persen dari pasien yang mengalaminya tetap tidak tertolong. Sebanyak 10 sampai 20 persen pasien yang telah sembuh menderita gangguan pendengaran, kerusakan otak, atau ketidakmampuan belajar. Angka kematian : 174.000 jiwa setiap tahun.
10. Difteri
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini termasuk berbahaya dan dapat mengancam jiwa anak dalam cepat. Tanda dan gejala hanya diawali demam dan sakit tenggorokan serta timbulnya bercak putih di tenggorokan. Bila tidak diobati dengan cepat, maka hal ini dapat segera mengancam jiwa karena dapat membuntukan saluran pernapasan, jantung, sehingga dapat dengan cepat mengancam jiwa karena komplikasi tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)








